Tuesday, March 12, 2013


SELAMAT HARI RAYA NYEPI

DUMOGI RAHAYU BUANA AGUNG MIWAH BUANA ALIT

Friday, February 15, 2013

PERANGKO-PERANGKO TUA (INDONESIA) YANG LANGKA


Sejarah surat menyurat di Indonesia, sudah ada sejak jaman kerajaan Mulawarman, Sriwijaya, Tarumanagara, Mataram, Purnawarman dan Majapahit. Pada waktu itu, penyampaian surat dilakukan oleh pengantar surat khusus.
Untuk surat menyurat, biasanya ditulis di berbagai bahan, seperi kulit kayu, potongan bamboo yg dibuat rata atau di atas daun lontar. Tetapi sejak edatangan Belanda ke Indonesia, merupakan awal dimulainya penggunaan kertas untuk surat menyurat, tetapi biaya pengirimannya masih dibayar dengan uang tunai sampai digunakan perangko Hindia Belanda yg pertama pada tahun 1864, sedangkan perangko pertama kalinya di dunia diterbitkan di Inggris tahun 1840.
1301478047874731792
Beberapa perangko langka / tua yg diterbitkan oleh jaman Hindia Belanda, seperti foto diatas ini. Aku hanya untuk koleksi saja …..
Perangko2 jaman Hindia Belanda ini, tertera tulisa “10 cent”, ini yg pertama di keluarkan dan dipakai di Indonesia, bergambar Raja Willem III. Biasanya, juga memuat tulisan “Nederl” , juga “Indie”. Dicetak di Belanda ( kota Ultrecht ) dan desainnya oleh JW. Kaiser dari Amsterdam.
Nominalnya bermacam2 : 10 cent - 12,5 cent - 15 cent. Gambarnyapun bermacam2. Mayoritas gambar Raja Willem III.  Dan juga, ada perangko dari jam Jepang dengan nominal 5 cent dan 20 cent. Menarik bukan ? Foto di atas, di baris 1 sampai 3 adalah perangko tertua aku. Setelahmya, semakin muda sampai sekarang.
13014781171378770090
Jaman kemerdekaan terdapat perangko2 khusus tahun 1945 - 1950 ( 3 baris di foto atas ini ). Pada 17 Agustus 1945, Indonesia membuat perangko khusus dengan beberapa nominal ( aku hanya 1 nominal : 15 sen ) dan pada jama RIS dengan gambar bendera Indonesia dengan nilai nomnal 15 sen dengan 2 ukuran, dan 1 perangko dengan tulisan “17 Agoestoes 1945″ tanpa gerigi.
Pada baris kedua, merupakah hasil desaner tentang pembacaan Naskah Kemerdekaan. Perangko ini termasuk langka dan dicari oleh banyak kolektor.
Di baris ketiga, adalahperangko “Kembali ke UUD 1945″ dengan nilai nominal 20 sen, 50 sen, 75 sen dan Rp.1,50. Ini juga termasuk perangko langka.
Seorang sahabat,  bapak Lutfie, pada waktu aku berbicara di seminar di Museum Perangko ( lihat tulisanku Kompasiana dan Museum Perangko, Membuat Aku Mulai Bisa Merefleksikan Diri di Balik Ketidak-sempurnaanku )
, memberikan ‘copy’ tanda tangan Bung Hatta dan Bung Adam Malik di atas “Sampul Hari Pertama” salah satu peranko Indonesia, dan akan aku simpan.
13014782761337086416
Copy tanda tangan Bung Hatta dan tanda tangan Bung Adam Malik.
Ada perangkoku jaman Republik Indonesia Serikat ( RIS ) dengan nilai nominal 2 sen, 5 sen dan 10 sen. Itu sebenarnya tidak khusus dicetak, tetapi saat itu, RIS ingin dipakai sebagai perangko, sehingga, cetakannya ditambahkan RIS ….. ini juga perangko langka …..
13014783921851715713
Dan perangko yg seperti itu ( ditambahkan dengan cetakan khusus dan langka ) adalah : Irian Barat ( foto diatas baris ke 4 ). Indah sekali, bukan ?
13014785102114513111Cetakan Irian Barat juga ada di foto ini, tentang hasil bumi Indonesia ( baris ke 4 dan 5 ), juga materai cetakan Irian Barat dengan nilai nominal 5 sen dan 100 sen.
Perangko sebagai karya seni, merupakan desain dari seniman2 berbakat di seluruh dunia. Sejak tahun 1950-an, dsain pererangku di Indonesia juga menjadi ‘karya seni perangko’. Kepala Negara Indonesia, menjadi nilai seni dari banyak kolektor perangko di dunia. Seperti Soekarno dan Soeharto.
1301478589341259764
1301478644312819556
Perangko2 Soekarno, menjadikan koleksiku lebih menarik. Perangko seri Soekarno ada beberapa seri : Conefo ( nilai nominal 1,-+1 sampai 100,-+ 25 ), tahun 1965 ( 1 sen sampai 80 sen ), tahun 1966 ( Rp.1 sampai Rp.25 ) dan tahun 1966 ( nilai nominal 6,- sampai 500,- ).
Seri Soekarno yang lain juga memenuhi koleksiku. Juga seri 16 pahlawan Indonesia :
Sultan Hasanuddin, Surjopranoto, Tengku Tjhik Di Tiro, Teuku Umar, KH. Samanhudi, Kapitan Pattimura, RA. Kartini, Tuanku Imam Bondjol,  SiSingamangaradja XII, MH. Thamrin, KH. Dewantoro, Djendal Soedirman, Pangeran Diponegoro, HOS Tjokroaminoto, KH. Agus Salim dan Dr, Soetomo.
13014787221776887342
Ada perangko ‘khusus’ tentang RMS  ( Republik Maluku Selatan ), ada di foto diatas ini di baris ke7. Aku tidak mengerti nilai nominalnya. Perangko yg kecil, tidak mempunyai ‘gigi’, sepertinya hanya dicetak diatas kertas biasa.
Dan perangko “Save Borobudur Monument” dicetak tahun 1968, merupakan perangko khusus dangan konsep “3 menjadi 1″ ( ada di baris ke3 ). Perangko ini, dicetak ‘panoramik’ untuk melihat relief Candi Borobudur.
1301478806811794009Seri pahlawan jaman PKI juga mempunyai tempat di hatiku. Kesepuluh pahlawan itu ( Achmad Yani, DI Panjaitan, Sasuit Tubun, Harjono MT, R. Suparto, S. Parman, Sutojo Siswomiharjo, Soegiono, Katams dan Andreas Tendean ), aku dapatkan dari salah satu temanku dimana kita bersahabat pena.
Dan perangko tentang pahlawan Gatot Subroto, Tjut Nya Dien dan R. Dewi Sartika hanya dicetak dengan nilai nominal hanyak 15,-.
Piala Thomas Cup tahun 1958 tak luput dijadikan ‘monumen perangko’ juga ‘Tour de Java I’ dengan bersepeda yg dicetak tahun 1958.
13014788971959390144Foto diatas, dibaris ketiga adalah perangko hasil karya Raden Saleh. Ada 2 dengsn nilai nominal 25,- dan 50,-. Dibuat tahun 1967. Dan untuk memperingati “100 tahun perangko di Indonesia”, PT Pos mencetaknya, dengan bergambar perangko2 tua dan langka ( baris ke 7 ) seperti yg sudak aku sebutkan diatas.
Perangko “100 tahun kerea api” juga ada di koleksi ‘tua’ku ( baris ke 6 ) dan macam2 kendaraan di Indonesia ( dari tahun 1974-1974 ), bisa membuat aku betah berlama2 menikmati perangko2 tuaku.
Perangko “Games of the New Emerging Forces” yg dicetak tahun 1963 juga banyak yang mencarinya. Nilai nominalnya dari 1,25 sampai 50,- sangat indah dipandang.
1301478984652993121
Beberapa perangko “Asian Games IV” yang dicetak tahun 1962 dengan banyak nilai nominal, sangat membuat koleksiku bertambah berharga. Aku punya 22 kegiatan berolah raga.
Beberapa perangko ini, merupakan perangko ‘used’ ( dipakai untuk berkirim surat ) dan beberapa aku mendaatkannya dengan tukar menukar pada waktu aku masih SD dan SMP.
13014790551835054599Perangko2 tentang bunga, membuat koleksiku menjadi tambah semarak dangan banyak nilai nominal. Dan perangkoku tentang “Pancasila” sangat cantik. Masing2 sila mempunyai warna2 yang berbeda2, kata2nya adalah :
1. Ketuhanan yang Maha Esa - nominal 50+15
2. Perikemanusiaan - nominal 20+10
3. Kebangsaan - nominal 25+10
4. Kedaulatan Rakyat - nominal 40+15
5. Keadilan Sosial - 10+5
Aku tidak mengerti, bagaimana konsep nilai nominal dan mengapa nilai nominal ini ‘naik turun’.
13014791201618367254
Beberapa perangko, adalah untuk menunjukkan tentang alat musik di Indonesia, dicetak tahun 1967 dengan nilai nominal 0,50 rupiah sampai 25 rupiah. Desain perangko ini, menggambarkan, ada dimana alat2 musik itu, dengan keterangan yang ada di atas masing2 perangko. Misalnya, ‘Gongsa dari Bali’ dengan nilai npminal 5,-, ‘Rebab dari Jawa’ dengan nilai nominal 8,-. Juga ‘Kolintang dari Sulawesi’ dengan nilai nominal 20,-. Menarik bukan?
Proses pencetakan perangko pada dasarnya hampir sama dengan pencetakn uang. Mulai dari mendesain sampai menjadi pebuah perangko diperlukan ketelitian dalam pengerjaannya sehingga tidak mudah ditiru atau dipalsukan. Karenanya, hakekat perangko adaah sebagai ‘kertas berharga’ maka yg berwenang menerbitkan perangko hanyalah Pemerintah.
Perangko2 Indonesia, menyajikan berdasarkan banyak tema, untuk menikmati kekayaan dan keindahan alam Indonesia. Disamping itu, kita bisa mengikuti seberapa jauh peranan Pemerintah Indonesia dalam usaha2 kemanusiaan, pembinaan remaja melalui pramuka dan pembinaan serta hasil2 yg telah dicapai dalam bidang olah raga.
Bagi kita, kesadaran akan kekayaan dan keindahan yg dimiliki bumi persada Indonesia ini, akan mempertebal kecintaan serta kebanggaan pada tanah air sendiri. Dan dengan adanya pengetahuan mengenai keistimewaan yg dimiliki oleh tiap2 daerah di tanah air, diharapkan dapat menumbuhkan minat wisata pada generasi muda.
Jadi, walau bentuknya mungil, peranan perangko dalam menunjang usaha Pemerintah mengembangkan pariwisata di Indonesia, tidaklah dapat diabaikan …..

Oleh Christie Damayanti

Thursday, February 14, 2013

10 FAKTA UNIK TENTANG VALENTINE'S DAY

Valentine yang diartikan sebagai Hari Kasih sayang sering dijadikan oleh sebagian orang sebagai momentum untuk menunjukkan rasa sayang. Memang, selayaknya yang namanya kasih sayang itu tidak cuma saat valentine saja. Namun apa salahnya kalau kita menciptakan sebuah momen indah yang tak terlupakan? Tentu sah-sah saja bukan? Tak ada salahnya.

Oke, kita singkirkan dulu perdebatan mengenai sah dan tidaknya merayakan valentine. Karena di artikel ini saya hanya ingin berbagi informasi mengenai 10 Fakta unik Tentang Hari Valentine:

Mari kita simak 10 Fakta unik tentang hari valentine:

Valentine Fact 1# Tanggal 14 Februari dirayakan sebagai hari Santo Valentine sejak 498 SM.

Valentine Fact 2# Di Inggris, selebrasi hari Valentine dimulai sejak abad ke-17. Dan di pertengahan abad ke-18, selebrasi ini dirayakan dengan bertukar uang koin atau surat dengan tulisan tangan.

Valentine Fact 3# Di abad pertengahan, para gadis akan makan makanan aneh-aneh tepat di hari Valentine, demi memimpikan siapa suaminya kelak.

Valentine Fact 4# Ada sebuah kepercayaan pada abad pertengahan bahwa orang pertama (yang masih single dan berlawanan jenis) yang ditemui pertama kali di hari Valentine adalah jodohnya.

Valentine Fact 5# 73% bunga di hari Valentine dibawa oleh pria, sedangkan 23% lainnya dibawa oleh wanita untuk dirinya sendiri.

Valentine Fact 6# Sebuah mitos lain berkembang di hari Valentine. Apabila seseorang melihat burung gereja terbang di hari Valentine, maka ia akan menikahi seorang pelaut. Sedang apabila seseorang melihat burung gagak, ia akan menikahi seorang yang miskin namun bahagia. Dan apabila ia melihat burung goldginch maka ia akan menikahi seorang milyuner.

Valentine Fact 7# Penggunaan simbol hati di hari Valentine adalah karena dipercaya jiwa murni seorang manusia tinggal di dalam hati. Sedangkan warna merah dipilih karena merupakan warna yang paling romantis.

Valentine Fact 8# Mawar merah adalah bunga favorit dewi Venus, dewi cinta. Dan melambangkan perasaan yang kuat akan cinta.

Valentine Fact 9# Awal mula cokelat menjadi populer di hari Valentine, dimulai dari gagasan Richard Cadbury yang memperkenalkan hadiah sekotak cokelat pada tahun 1868.

Valentine Fact 10# Sendok kayu berukiran hati adalah hadiah yang paling populer pada perayaan hari Valentine. Namun, yang menjadi hadiah paling favorit adalah sendok kayu berukiran kunci dan gembok, yang artinya "kau telah membuka hatiku"


*disalin dari http://www.pangandaran.info

Thursday, January 17, 2013

NGANGGUNG - BUDAYA BANGKA YANG MULAI PUNAH

Sebagai  bagian dari rentang dan rumpun tanah Melayu, Pangkalpinang memiliki beragam adat istiadat dan budaya. Keanekaragaman etnis dari berbagai nusantara membentuk budaya yang unik dan menarik, serta kesenian tradisional yang terus berkembang pesat. Salah satunya adalah tradisi "Nganggung".

Nganggung, merupakan tradisi gotong royong masyarakat Kota Pangkalpinang yang dilakukan dalam rangka peringatan atau perayaan hari besar Agama Islam dan juga dalam rangka menyambut tamu-tamu yang dihormati masyarakat. Dalam kegiatan ini setiap keluarga atau setiap rumah menyediakan makanan untuk dibawa ke masjid atau balai pertemuan untuk dimakan secara bersama-sama. Jenis makanan yang disajikan sesuai dengan status dan kemampuan keluarga tersebut. Makanan tersebut kemudian ditata di atas dulang kuningan atau tampi yang ditutup dengan tudung saji yang terbuat dari daun pandan atau daun nipah, lalu dibawa dengan cara di"anggung" atau dipapah di bahu. 


Tradisi Nganggung ini sering juga disebut dengan adat Sepintu Sedulang. Tradisi ini biasanya dilakukan pada upacara-upacara keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, Mauludan, Isra Mi'raj, Nuzulul Qur'an Nisfu Sya’ban, Muharram dan pada hari besar Islam lainnya. Kegiatan Nganggung biasanya dilakukan di masjid, dan di Kota Pangkalpinang, sering dilaksanakan Nganggung Akbar di Rumah Dinas Walikota setelah dilaksanakan pawai Taaruf.




Dikabarkan bahwa belakangan budaya ini mulai terkikis modernisasi, padahal warisan kebiasaan turun-temurun untuk mempererat tali silaturrahim ini sarat dengan nilai kearifan lokal. Untuk itu pemerintah daerah setempat  akan mulai menumbuhkan kembali kebudayaan ini, tetapi dilaksanakan dalam kemasan berbeda, yang disesuai kan dengan perkembangan zaman. Apabila sebelumnya hanya masyarakat yang membawa makanan untuk menyambut para pejabat yang berkunjung, maka kali ini para pejabat yang berkunjung juga akan membawa makanan, dan pada acara silaturahim dengan masyarakat ini, selain berkenduri, akan juga dilaksanakan tanya jawab antara pejabat dan masyarakat setempat, agar langsung memperoleh masukan tentang kebutuhan masyarakat setempat, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,



Semoga budaya yang baik ini dapat dicontoh masyarakat daerah lainnya, sehingga masyarakat yang berazaskan musyawarah mufakat, yang diidamkan para pendiri negara ini, dapat terwujud. aamiin.






Tuesday, January 1, 2013

RESOLUSI TAHUN BARU


Tahun baru sering dimaknai sebagai langkah awal kehidupan yang lebih baik. Banyak orang lalu membuat resolusi awal tahun untuk mencapai tujuan tersebut.
Berikut beberapa resolusi versi metro.co.uk yang tidak pernah basi sepanjang jaman :

1. Belajar
Entah itu belajar pengetahuan baru, ataupun lebih mendalami suatu bidang tertentu. Manusia yang sadar belajar adalah mereka yang tidak takut mengembangkan diri. Bagi yang belum punya ide, bisa dimulai dengan ikut kursus memasak atau mempelajari bahasa tertentu. 

2. Menabung
Kebanyakan orang ingin mempunyai uang banyak dalam tabungan. Kenyataannya, godaan finansial seringkali datang sepanjang tahun. Resolusi untuk menabung lebih banyak bisa jadi langkah awal sebelum benar-benar menjadi orang kaya. 

3. Mendapatkan pekerjaan baru
Jenuh dengan rutinitas? Atau menginginkan gaji yang lebih besar? Berhenti mengeluh! Coba lihat berbagai peluang menarik di luar sana.

4. Berbuat baik
The British Humanist Association mencatat banyak orang yang ingin berbuat kebaikan di awal tahun. Bentuk kebaikannya beragam, mulai dari jadi donor darah, tenaga sukarela, atau berniat untuk sedekah lebih banyak. 

5. Menurunkan berat badan
Meskipun terlihat kuno, menurunkan berat badan masih sering dijadikan resolusi. Caranya dengan pergi ke gym atau menerapkan food combining.

6. Menjauhkan diri dari alkohol
Jangan menyerah pada alkohol! Menjalani hidup dalam keadaan sadar akan lebih bermakna.

7. Berhenti merokok
Sebagian besar perokok biasanya berniat untuk mengurangi konsumsi nikotin di awal tahun. Jika cara lama selalu gagal, cobalah cara alternatif seperti hipnosis atau praktek self healing yang sedang populer. 

8. Memanjakan diri sendiri
Sibuk menyenanangkan orang lain, kadang membuat kita lupa menyenangkan diri sendiri. Rencanakan cuti, datang ke tempat menarik dan mencoba makanan baru akan menyegarkan pikiran. 

9. Sehat
Banyak yang berniat untuk lebih sering olahraga tahun depan. Jika tidak kelebihan berat badan pun, tantang diri untuk mencoba olahraga baru. Lihat hasilnya dan bersiap terkejut!

10. Travelling
Jangan batasi diri Anda dengan hanya berdiam di dalam kota. Pergi ke tempat menarik bisa menjadi latihan untuk lebih kreatif, keluar dari rutinitas dan membuka wawasan. Segera tandai hari libur panjang dimana Anda bisa mengambil cuti. Bersenang-senanglah!
 HAPPY NEW YEAR EVERYONE!
MAY GOD SHOWER ALL OF YOU WITH 
LOVE, JOY, HAPPINESS & SUCCESS
 FOR THE COMING YEARS